Tutorial Mengenal Oversold dan Overbought Dalam Forex Trading

Belajar Tentang Oversold Dan Overbought Dalam Trading Forex

Di kesempatan kali ini kami akan membagikan sedikit tutorial forex yaitu mengenai oversold dan overbought.

Oversold dan overbought merupakan kondisi dimana pergerakan harga telah mengalami kejenuhan. Kondisi ini biasanya dapat dilihat dengan menggunakan indikator oscillator seperti RSI, Stochastic Oscillator, Williams % range, dll. Titik oversold terjadi ketika indikator berada di level dasar (angka 30 di indikator RSI, 20 di indikator stochastic oscillator, dll). Sedangkan titik overbought terjadi ketika indikator berada di level puncak (angka 70 di indikator RSI, 80 di indikator stochastic oscillator, dll).

Ketika berada dalam kondisi oversold, harga biasanya berpotensi mengalami pembalikan, baik itu pembalikan trend mau pun pembalikan sementara / koreksi, sehingga trader dapat mengambil ancang – ancang buy ketika oversold terjadi dan mengambil ancang – ancang untuk sell ketika overbought terjadi.

Penting untuk diingat, dalam praktek nya, tidak jarang harga terus bergerak trending meskipun indikator oscillator telah berada dalam kondisi oversold / overbought. Maka dari itu, Anda sangat tidak kami rekomendasikan untuk trading dengan hanya mengandalkan kondisi overbought dan oversold indikator oscillator saja. Dalam hal ini, Anda tetap harus melihat trend yang sedang terjadi dan juga titik support dan resistance.

Terakhir, jika Anda masih dalam tahap belajar forex pemula dan sedang berusaha mencari cara mudah belajar forex. Anda kami sarankan untuk mencari pembahasan yang lebih lengkap di forum – forum forex yang ada di internet.

Happy trading dan semoga profit ya!

label, , ,

About the author